WELCOME TO CAMPUS MINISTRY

Campus Ministry

Senin, 07 April 2008

BERJALAN DI SIANG HARI


Yohanes 11 : 9 - Jawab Yesus: "Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk, karena ia melihat terang dunia ini. Di seberang sungai Yordan, tempat Yohanes biasa membaptis orang, banyak orang percaya kepada Yesus. Pelayanannya sukses. Tetapi mereka mendengar kabar, bahwa Lazarus sahabat Yesus yang tinggal di Betania sedang sakit. Di tempat itu Injil tidak begitu terbuka, bahkan di Yerusalem, tidak jauh dari Betania, baru - baru saja Yesus mau dilempari dengan batu. Jadi, ketika Yesus ingin mengajak murid - murid-Nya kembali ke Yudea (Betania), Murid - murid-Nya bingung. Bukankah di sana ministry tidak bagus ? Banyak yang tidak terbuka ? Di tempat mereka sekarang justru sebaliknya. Daerah seberang sungai Yordan (Perea) sedang haus - hausnya mendengar berita baik (Injil). Jika itu terjadi dalam kehidupan kita, berapa banyak akan berani mengambil resiko ini ? Bukankah disini luar biasa ? Mengapa Yesus membawa saya lagi dalam situasi atau tempat yang mengandung bahaya ? Bukankah itu cari penyakit ?
Beberapa di antara kita bahkan sudah mulai membangun rumah di 'seberang sungai Yordan' kita. Nyaman dengan keadaan dan menikmati persaudaraan yang baik di antara sesama Kristen lainnya. Masalahnya adalah Ia ingin pergi ke Yudea. Ia ingin membawa kita ke tempat yang penuh ketidakpastian. Mengapa ? Disana ada kebutuhan yang lebih penting. Bukan yang lebih enak. Beberapa orang ketakutan mencoba negosiasi untuk lebih lama tinggal ditempat yang aman dan nyaman. Tetapi jika Yesus yang meminta kita lewat kebutuhan yang sangat penting, taatkah kita ? Murid - murid mencoba menolak. Itu sebabnya Yesus berkata : Bukankah ada dua belas jam dalam satu hari ? Siapa yang berjalan pada siang hari, kakinya tidak terantuk...

Apakah siang hari itu ? itu adalah Yesus sendiri. Ia adalah terang itu. Pikirkanlah ini, mana lebih baik, tinggal di wilayah nyaman tetapi gelap (baca : tanpa Yesus), atau ketidak pastian tetapi bersama Yesus ? Meski tidak jelas masa depan; ada ancaman dan bahaya, Yesus telah memberi jaminan, 'kakinya tidak akan terantuk'. Itulah sebabnya, pemazmur berani bersaksi : "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya. Sebab Yesus besertaku (Mzm 23:4)". Kita akan berjalan seperti pada siang hari. Semua akan tampak semakin jelas. Jangan pernah berjalan tanpa disertai Yesus. Masalah akan dapat kita hadapi. Bersama Dia.

Jumat, 04 April 2008

Tujuh Keajaiban Dunia


Sekelompok mahasiswa Geografi mendiskusikan tujuh keajaiban dunia. Pada akhir pertemuan mahasiswa-mahasiswi itu diminta membuat kesimpulan. Walaupun ada perbedaan-perbedaan, namun sebagian besar setuju bahwa ke tujuh keajaiban dunia adalah: Piramid di Mesir, Taj Mahal, Taman Gantung di Babel, Terusan Panama, Gedung Empire State Building, Basilika St. Petrus dan Tembok Besar Cina.

Ketika mengumpulkan hasil jawaban, dosen mereka melihat, ada seorang mahasiswi, sorang gadis pendiam, yang belum mengembalikan jawabannya. Dosen itu bertanya apakah ada kesulitan.
Gadis itu menjawab, “Ya sedikit. Saya tidak dapat memilihnya karena terlalu banyak.”
Guru itu berkata, “Coba berikan apa yang telah kamu tuliskan, mungkin kita bisa membantu.”
Gadis itu ragu-ragu, kemudian membaca jawabannya, “Saya kira Tujuh Kejaiban Dunia adalah merasa dan mengecap, melihat dan mendengar, dan kemudian, … mencium, menghampiri dan mengasihi.”

Memang mudah bagi kita menganggap hasil kerja manusia sebagai “keajaiban”, tetapi kita sering mengabaikan hasil kerja Tuhan dan menganggapnya sebagai hal yang “biasa”.

Mazmur 77:12-15
Aku hendak mengingat perbuatan-perbuatan Tuhan, ya, aku hendak mengingat keajaiban-keajaibanMu dari zaman purbakala. Aku hendak menyebut-nyebut segala pekerjaanMu, dan merenungkan perbuatan-perbuatanMu. Ya Allah, jalanMu adalah kudus! Allah manakah yang begitu besar seperti Allah kami? Engkaulah Allah yang melakukan keajaiban: Engkau telah menyatakan kuasaMu di antara bangsa-bangsa.

Selasa, 01 April 2008

Quite Time - Desy

Hi Guys.....
Jadi g nih yang ga sabar mau share Qt g hari ini. Happy tadi pagi g dan Merlynce QT dan doa bareng lokasinya di Binus, Shyadan. Hari ini g Qt dari dari Yohanes 11:1-57. Mujizat terjadi "Lazaurus dibangkitnya". Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib, membuat g kagum akan cara kerja Tuhan. Tuhan mau kita lihat dan percaya sepenuhnya kepadaNya. Juga yang jadi perhatian g adalah tentang perbedaan sikap kakak beradik (Maria dan Marta) saat bertemu Yesus. Pernyataan mereka saat bertemu dengan Yesus sama : "Tuhan, sekiranya Engkau ada disini, saudaraku pasti tidak mati".(Yoh 11:22,32).

Perbedaan sikap mereka:
1) Marta : sikap dia saat berbicara dengan Yesus masih menggunakan cara pemikiran manusia dan tidak percaya kepada cara kerja Yesus. Sebagai contoh ada di Yohanes 11: 24,39. Sampai Yesus pribadi berkata kepada Marta untuk percaya kepada Dia.

2) Maria : Sikap dia saat bertemu Yesus, Maria tersungkur di depan kaki Yesus sambil menangis. Sikap hati yang mau berserah sepenuhnya kepada Yesus. Sampai Yesuspun ikut menangis.
Intinya insight yang g dapat hari ini : Lihat dan Percaya dengan cara kerja Tuhan, bergantung kepada Tuhan sepenuhNya (Terbuka kepada Tuhan atau real) dan belajar untuk tidak memakai pemikiran sendiri tetapi pemikiran dan cara kerja Tuhan. G pribadi mau terus berdoa untuk ga memakai kekuatan atau pemikiran g, tapi kekuatan Tuhan dan pemikiran yang berasal dari Tuhan yaitu dari Bible. Itu aja sharing g hari ini, hope bisa bisa saling belajar dan memperdalam Firman Tuhan dan kita makin bertumbuh di dalan Tuhan. Amien.

GBU & Big Hug
Desy Arisandhy