WELCOME TO CAMPUS MINISTRY

Campus Ministry

Jumat, 31 Juli 2009

The Light of A Little Candle



Ada sebuah kisah tentang lilin kecil yg dibawa oleh seorang pria menaiki tangga yang cukup tinggi, menuju sebuah menara. Di dalam perjalanan mereka menaiki tangga tersebut, si lilin kecil bertanya kepada pria yang membawanya, “Kita hendak kemana?” “Kita akan naik lebih tinggi dan akan memberi petunjuk kepada kapal-kapal besar di tengah lautan yg luas.” “Apa? Mana mungkin aku bisa memberi petunjuk kpd kapal-kapal besar dengan cahayaku yang sangat kecil? Kapal2 besar itu tidak akan bisa melihat cahayaku,” jawab lilin kecil lemah. “Itu bukan urusanmu. Jika nyalamu memang kecil, biarlah. Yang harus engkau lakukan adalah tetap menyala dan urusan selanjutnya adalah tugasku,” jawab pria itu.

Tidak lama sampailah mereka di puncak menara dimana terdapat lampu yg sangat besar dengan kaca pemantul yg tersedia di belakangnya. Pria itu menyalakan lampu besar dg memakai nyala lemah si lilin kecil. Dalam sekejap, tempat itu memantulkan sinar yg terang benderang sehingga kapal2 yg ada di tengah laut melihat cahayanya.

Dengan keberadaan dan keterbatasan kita, memang kita tidak akan sanggup melakukan sesuatu yg berarti, tetapi satu hal yg harus anda ingat, bahwa hidup anda seumpama LILIN KECIL yg ada DI TANGAN ALLAH YG PERKASA. Segala kemampuan dan keahlian anda hanya akan tetap seperti nyala lilin kecil jika anda tidak menaruh hidup anda di dalam tangan Allah untuk IA pakai menjadi alat-Nya yg mulia.

Sebaliknya walaupun nyala anda sgt kecil bahkan mungkin redup, tapi jika Anda mempercayakan seluruh keberadaan anda kepada Allah, maka Ia sanggup menjadikan nyala kecil anda menjadi nyala besar yg membawa manfaat besar bagi banyak orang.

Bahkan bukan tdk mungkin Yosua yg adalah abdi Musa itu merasakan sedikit gentar di dalam hatinya ketika Allah memerintahkan kepadanya utk memimpin bangsa Israel merebut tanah Kanaan. Allah menghibur dan menguatkan dia bahwa Allah tidak akan meninggalkannya. Allah menjanjikan kemenangan demi kemenangan bagi dia.

Allah hanya meminta kepadanya, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu dan jangan menyimpang dari seluruh hukum yg telah diperintahkan kepadamu” (Yosua1:7) Jangan memandang ketidakmampuan, keterbatasan, dan kelemahan anda. Jika Allah mempercayakan sesuatu kepada anda entah itu suatu pekerjaan besar ataupun suatu pelayanan, percayalah bhw ANDA ADA DI DALAM TANGANNYA yg PERKASA. Dia akan memakai anda sesuai kehendakNya. KITA HANYALAH SEBAGAI ALATNYA.

Ketika kita mempercayakan seluruh keberadaan kita kepada Allah, maka anda akan melihat bagaimana Ia memakai hidup anda dan tdk mustahil keterbatasan anda menjadi berkat yg besar!

Satu ditambah TAK TERHINGGA menjadi TAK TERHINGGA, Satu dikali TAK TERHINGGA menjadi TAK TERHINGGA. Keterbatasan kita menjadi TIDAK TERBATAS jika dilakukan bersama dengan ALLAH yg TAK TERHINGGA itu!!!

The Winner



Suatu saat ada perlombaan panjat tebing yang diikuti oleh para katak dari segala jenisnya. Ketika start semua penonton bersorak mendukung mereka. Tapi di tengah pertandingan, beberapa katak menyerah karena medan perlombaan sangat berat. Hanya ada lima katak terus berjuang mencapai garis akhir. Saat medan bertambah sulit para penonton yang tadinya mendukung para katak itu mulai tidak yakin akan kemampuan mereka. Mereka berteriak agar para katak menyerah saja. Bahkan sebagian memberitahu para katak bahwa medan yang berat itu berbahaya dan bisa membunuh mereka.

Akhirnya hanya seekor katak yang bertahan dan memenangkan perlombaan. Setelah diteliti mengapa banyak yang gagal, hasilnya menyebutkan mereka mendengarkan perkataan penonton menjadi takut dan berhenti.

Dan bagaimana dengan katak yang bisa terus dan akhirnya memenangkan pertandingan? Ternyata ia adalah seekor katak yang tuli, ia tidak mendengar apapun yang penonton katakan. Dalam kasus ini, tuli itu anugerah ^^. Saat kesulitan hidup meningkat, daripada percaya Tuhan kita seringkali mendengarkan suara negatif orang-orang di sekitar kita dan mempercayainya.

Jadi jika anda ingin mencapai tujuan hidupmu, jangan memberi tempat kepada perkataan negatif, intimidasi dari orang lain. Yakinlah akan tujuanmu, tempatkan perkataan Tuhan sebagai panduan, dan percayalah akan jawaban doa-doamu ! Tutuplah kuping Anda untuk hal-hal yang negatif !